Akord Lagu

Cara Gampang Mempelajari Akord Lagu

Anda belajar gitar tentu ingin bersenang-senang memainkan akord lagu di depan teman-teman. Anda tentu harus tampil sempurna agara teman-teman Anda senang, dan selalu menunggu penampilan selanjutnya. Untuk itu tentunya butuh persiapan, dan latihan yang keras. Salah satunya Anda harus menghafal akord lagu tersebut.

Banyak kendala bagi yang baru belajar gitar. Mereka pasti kesulitan untuk menghafal beratus-ratus akord (chord) gitar. Jika Anda ingin piawai memang harus hafal akord-akord tersebut, atau minimal hafal akord-akord yan biasanya dimainkan di lagu-lagu. Akord-akord dasar yang mutlak harus diketahui pemula adalah C, D, G, F, A, E, Am, Dm, Em.

Tentu akan kesulitan kalau harus menghafal semua chord. Kita tidak bisa menghafal satu-satu chord dalam diagram chord. Kita juga akan kesulitan saat memainkan gitar ketika harus memainkan banyak chord. Itulah kendala yang kadang membuat frutrasi yang baru saja belajar bermain gitar. Padahal hafal chord itu mutlak bagi para gitaris.

Sebetulnya tidak perlu frustrasi jika lebih bersabar saat mempelajarinya. Banyak cara untu menghafal chord-chord gitar yang jumlahnya sangat banyak itu. Namun untuk itu Anda harus tahu mengenai teori music. Anda tinggal meluangkan waktu untuk mempelajarinya, dan sebenarnya memang Anda harus tahu mengenai teori music.

Teori musiknya tidak ribet amat, dan sebetulnya pernah dipelajari pada saat belajar seni musik di sekolah. Yang kita harus pelajari adalah mengenai tangga nada, interval, skala interval, jarak fret pada gitar, urutan senar, dan penjarian. Mudah, kok.

Sekarang mari kita pelajari mengenai tangga nada. Biasanya untuk tangga nada mayor itu selalu menggunakan tangga nada diatonik. Urutannya seperti ini C D E F G A B C. Kedelapan nada tersebut adalah tangga nada dengan dasar C. Dalam setiap nada tersebut ada jarak atau interval, misalnya  C ke D itu memiliki interval 1.

Dalam tangga nada, jarak nada ke nada memiliki interval masing-masing, lengkapnya seperti ini C ke D memiliki jarak 1 interval,  D ke E memiliki jarak 1 interval, E ke F memiliki jarak 1/2 interval, F ke G memiliki jarak 1 interval, G ke A memiliki jarak 1 interval, A ke B memiliki jarak 1 interval, dan B ke C memiliki jarak 1/2 interval. Jadi tangga nada mayor itu memiliki formula 1 ½ 1 1 1 ½. Formula interval tersebut disebut skala.

Lalu apa hubungannya dengan chord. Chord itu merupakan 1 atau lebih dari dua nada yang dibunyikan bersamaan. Formulanya seperti ini, root (1)-Third(3th)-Fifth(5th). Jadi setiap chord itu harus mengandung ketiga nada tersebut. Nah, kalau kita terapkan pada chord C Mayor (biasanya ditulis hanya C saja) maka nada-nadanya adalah C-E-G.

Lihat gambar di bawah ini

Simbol angka di atas Chord adalah:

0: senar tidak dipijat
1: telunjuk
2: jari tengah
3: jari manis
4: kelingking
x: Tidak dibunyikan

Adapun angka-angka di sebelah kiri chord adalah posisi fret.

Gambar di atas adalah variasi lain dari chord C. Titik-titik besar bewarna hitam itu adalah nada-nada yang harus dibunyikan. Jika kita bunyikan nada-nadanya terdiri dari C-E(3th)-G(5th). Untuk menghafal chord yang lain, kita tinggal menggeser chord tersebut ke belakang atau ke depan. Kalau bergeser satu fret ke belakang berarti chord B. Adapun jika bergeser dua fret ke depan berarti chord D.

Sebagai catatan bergeser satu fret ke depan atau ke belakang sama dengan turun atau naik setengah nada. Sedangkan dua fret berarti naik atau turun satu nada. Untuk itulah kita harus hafal interval nada agar tahu misalnya c ke d intervelnya berapa. Kalau c ke d intervalnya 1 maka jari-jari kita harus bergeser sejauh  dua fret. Begitu seterusnya.

Sekarang mari kita lihat Chord F

Penerapannya sama dengan kita menggeser chord C. Tapi kali ini kita memulainya dari chord F. Kita tinggal menggeser dua fret jika ingin memainkan chord G, atau 4 fret jika ingin memainkan chord A.

Lalu bagaimana cara mencari chord minor? Caranya sama, kita hanya harus tahu chord Cm dan chord Fm, kemudian geser sesuai skala interval. Gampangkan. Di bawah ini adalah chord Cm dan Fm.

Mudah-mudahan penjelasan di atas bisa mememudahkan Anda belajar gitar. Semoga sukses, dan beruntung. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


3 + = eleven

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>